|
|
Sejarah Berdirinya STMIK Sinar
Nusantara Surakarta
| 1. |
Sejarah Singkat Yayasan Sinar Nusantara |
| |
Yayasan Sinar
Nusantara didirikan atas kesadaran akan pentingnya pendidikan,
khususnya pendidikan tinggi dalam mengisi kemerdekaan kita. Hal
ini sesuai dengan apa yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar
1945, BAB XIII pendidikan. Dinyatakan dengan jelas pada pasal
(1), bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.
Sebagai persyaratan hukum dalam mengelola suatu pendidikan
tinggi, maka Yayasan Sinar Nusantara didirikan berdasarkan akte
Notaris Ida Sofia, No.13 pada tanggal 28 April 1993 di Surakarta |
| 2. |
Sejarah Singkat STMIK Sinar Nusantara |
| |
Dengan
meningkatnya kebutuhan akan pendidikan tinggi dari masyarakat
sehingga daya tampung perguruan tinggi negeri tidak mencukupi,
maka sadar akan tanggung jawabnya membantu pemerintah pada
tanggal 11 September 1993, didirikan AMIK Sinar Nusantara dengan
status terdaftar SK. MENDIKBUD No. 114/D/O/1993 tanggal 11
September 1993. Pada tanggal 23 Februari 2000 dengan SK No. 32/DIKTI/Kep/2000
Program Studi Manajemen Informatika D III mendapatkan status
Diakui. Kemudian berdasarkan SK DIKTI No. 82/DIKTI/Kep/2000
tanggal 14 April 2000 dibuka program studi Komputerisasi
Akuntasi dan Teknik Informatika Program Diploma III. Selanjutnya
berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
No. 173/D/O/2001 tangggal 30 Agustus 2001 dilakukan perubahan
bentuk AMIK menjadi STMIK dengan penambahan 2 program studi
yaitu Teknik Informatika dan Sistem Informasi Jenjang Strata
satu (S1). Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
Sinar Nsuantara siap melaksanakan tugasnya untuk menghasilkan
tenaga ilmuwan dan tenaga profesional yang kreatif, inovatif
dengan tingkat kemampuan yang tinggi seperti sekolah yinggi
lainnya, dan akan mampu menjawab tantangan ilmu pengetahuan dan
tekhnologi yang makin berkembang. Tantangan itu perlu mendapat
respon dari lembaga ini secara terprogram, bukan saja untuk masa
kin tetapi juga untuk kurun waktu yang akan datang. Respon ini
mencakup kualitas dan kuantitas. Untuk itulah STMIK Sinar
Nusantara harus merasa terpanggil untuk menterjemahkan TRI DARMA
Perguruan Tinggi ke dalam program yang terarah sesuai yang
dibutuhkan jamannya |
|
|